CuanFX
CuanFX
Loading prices...
Analisis Pasar

Market Minggu Ini: Dolar Menanti Keputusan The Fed, Emas Tertekan di Bawah US$4.000

3 menit baca
Ilustrasi gedung Federal Reserve, emas batangan, uang kertas dolar AS, dan grafik candlestick pasangan mata uang

Pasar forex memasuki pekan 26–30 Oktober 2026 dengan perhatian tertuju pada keputusan lima bank sentral utama. Federal Reserve (The Fed), European Central Bank (ECB), dan Bank of Japan (BoJ) diperkirakan mempertahankan suku bunga, sementara Bank of Canada (BoC) dan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menghadapi ekspektasi kenaikan suku bunga. Perubahan panduan kebijakan masing-masing bank sentral berpotensi menjadi penentu arah mata uang pekan ini.

Pada perdagangan Senin, indeks dolar AS (DXY) bergerak di sekitar 101,64, sedangkan EUR/USD berada di kisaran 1,1220 dan GBP/USD sekitar 1,3385. Penurunan imbal hasil obligasi AS memberikan tekanan terhadap dolar, tetapi kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi masih membatasi optimisme pasar. Sementara itu, emas kembali bergerak di bawah level psikologis US$4.000 per troy ounce.

Indeks Dolar AS (DXY)

  • DXY berada di sekitar 101,64 menjelang keputusan The Fed pada Rabu, 28 Oktober.
  • Pasar memperkirakan suku bunga dipertahankan, sehingga perhatian beralih ke pernyataan bank sentral mengenai inflasi dan arah kebijakan berikutnya.
  • Data kepercayaan konsumen, PDB, dan inflasi PCE AS berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap suku bunga.

Secara fundamental, dolar berpeluang menguat apabila The Fed memberikan sinyal kebijakan yang lebih hawkish daripada perkiraan. Sebaliknya, penurunan imbal hasil obligasi dan pernyataan yang lebih dovish dapat memperpanjang tekanan terhadap greenback.

Harga Emas (XAU/USD)

  • Harga emas spot berada di sekitar US$3.986 per troy ounce pada awal pekan, kembali berada di bawah level psikologis US$4.000.
  • Kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran inflasi, sehingga ekspektasi suku bunga tinggi berpotensi membatasi daya tarik emas.
  • Keputusan The Fed dan pergerakan imbal hasil obligasi AS menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan.

Dari sisi teknikal, emas masih menghadapi risiko pelemahan selama belum menunjukkan pola pembalikan yang terkonfirmasi. Area US$4.000 menjadi level psikologis yang perlu dipantau, sedangkan support dan resistance berikutnya perlu dikonfirmasi melalui chart terkini. Penembusan resistance dengan momentum kuat dapat membuka peluang pemulihan, sementara kegagalan bertahan di atas support berpotensi memperpanjang koreksi.

EUR/USD

EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1220 menjelang keputusan ECB pada Kamis, 29 Oktober. Pasar akan menilai pandangan bank sentral terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi zona euro, terutama untuk mengetahui apakah kebijakan berikutnya cenderung lebih ketat atau tetap akomodatif.

Secara teknikal, area 1,1200–1,1225 menjadi zona pemantauan penting, dengan resistance berikutnya di sekitar 1,1260–1,1270. Jika harga mampu menembus resistance dengan konfirmasi momentum, peluang pemulihan dapat meningkat. Sebaliknya, penurunan di bawah zona 1,1200 berpotensi membawa pasangan ini menguji support lebih rendah.

USD/JPY

USD/JPY bergerak di sekitar 156,92 menjelang keputusan BoJ pada akhir pekan. Perbedaan kebijakan moneter AS dan Jepang masih menjadi faktor penting bagi pasangan ini, sementara risiko intervensi otoritas Jepang dapat memicu pergerakan harga yang tajam.

Apabila The Fed mempertahankan sikap hawkish sementara BoJ cenderung berhati-hati, USD/JPY berpeluang kembali menguat. Sebaliknya, panduan BoJ yang lebih ketat atau penurunan imbal hasil AS dapat mendukung yen. Area 157,00 menjadi titik pemantauan awal, dengan konfirmasi arah tetap bergantung pada reaksi harga setelah pengumuman kebijakan.

AUD/USD dan USD/CAD

AUD/USD bergerak di sekitar 0,7030 dan masih sensitif terhadap sentimen risiko global serta perkembangan ekonomi Tiongkok. Penembusan resistance terdekat dapat mendukung pemulihan, sedangkan penguatan dolar dan memburuknya sentimen risiko berpotensi menekan pasangan ini.

Di sisi lain, USD/CAD akan dipengaruhi keputusan BoC pada Rabu dan pergerakan harga minyak. Kenaikan suku bunga yang lebih agresif daripada perkiraan dapat mendukung dolar Kanada dan menekan USD/CAD. Sebaliknya, apabila keputusan BoC mengecewakan ekspektasi pasar, pasangan ini berpotensi kembali menguat.

Agenda Ekonomi Penting Pekan Ini

  • Selasa, 27 Oktober: pesanan barang tahan lama dan kepercayaan konsumen AS.
  • Rabu, 28 Oktober: keputusan suku bunga The Fed, BoC, dan RBNZ.
  • Kamis, 29 Oktober: keputusan ECB, PDB AS, dan data inflasi PCE.
  • Jumat, 30 Oktober: keputusan BoJ serta sejumlah data pertumbuhan ekonomi Eropa dan Kanada.

Kesimpulan

Pasar forex berpotensi mengalami volatilitas tinggi sepanjang pekan ini karena keputusan bank sentral berlangsung berdekatan. Arah dolar akan sangat bergantung pada panduan The Fed, sementara euro dan yen menunggu sinyal kebijakan dari ECB dan BoJ.

Emas masih menghadapi tekanan selama belum menunjukkan pemulihan teknikal yang meyakinkan. Trader sebaiknya menunggu konfirmasi harga setelah rilis berita penting dan menghindari pengambilan posisi hanya berdasarkan ekspektasi pasar.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan rekomendasi investasi atau jaminan keuntungan. Trading forex dan emas memiliki risiko kerugian. Selalu lakukan analisis mandiri dan terapkan manajemen risiko.